Peluang "Jebakan"
"
Seketika itu tak ada yang menduga
Manis setiap perkataanya
Baik semua tingkah lakunya
Belum tahu siapa sebenarnya mereka
Belum mau tuk ku bertanya
Sekedar diam dan mendengarkan
Coba mengartikan setiap katanya
Coba memaknai setiap gerak tangannya
Terbumbuhi sudah beribu kata
Angannya selalu tinggi
Konsepnya sangat cantik
Sekali ini manusia luar biasa
Berhadapan di atas semua kalangan
Berkibar di bawah samudra tulisan
Kapan manusia ini mengambil kesimpulan
Kapan dia berhenti bicara
Tak muak ku mendengarnya
Namun hanya bosan
Beribu bosan
Ketika terucap janji
Tak hanya pasti
Namun hanya peluang
Apa maksudnya?
Aku bahkan tak tahu
Sama sekali tak mengerti
Maksud demi maksud
Hujat demi hujat
Ya itulah kau sahabat
Itulah yang dapat kau ucapkan
Apa itu yang kau katakan dewasa
Apakah manusia hanya bisa menjatuhkan
Besar mana kekuatanmu dengan kekuatan kuda?
Jika kau bahagia atas konsepmu
Matilah kau
Jangan kau publikasikan semua pikirannmu
Itu hanya petuah tak berguna kawan
Itu hanya buah kemaluan yang kau buat.
By : Muhammad Urfi Amrillah
"
Seketika itu tak ada yang menduga
Manis setiap perkataanya
Baik semua tingkah lakunya
Belum tahu siapa sebenarnya mereka
Belum mau tuk ku bertanya
Sekedar diam dan mendengarkan
Coba mengartikan setiap katanya
Coba memaknai setiap gerak tangannya
Terbumbuhi sudah beribu kata
Angannya selalu tinggi
Konsepnya sangat cantik
Sekali ini manusia luar biasa
Berhadapan di atas semua kalangan
Berkibar di bawah samudra tulisan
Kapan manusia ini mengambil kesimpulan
Kapan dia berhenti bicara
Tak muak ku mendengarnya
Namun hanya bosan
Beribu bosan
Ketika terucap janji
Tak hanya pasti
Namun hanya peluang
Apa maksudnya?
Aku bahkan tak tahu
Sama sekali tak mengerti
Maksud demi maksud
Hujat demi hujat
Ya itulah kau sahabat
Itulah yang dapat kau ucapkan
Apa itu yang kau katakan dewasa
Apakah manusia hanya bisa menjatuhkan
Besar mana kekuatanmu dengan kekuatan kuda?
Jika kau bahagia atas konsepmu
Matilah kau
Jangan kau publikasikan semua pikirannmu
Itu hanya petuah tak berguna kawan
Itu hanya buah kemaluan yang kau buat.
By : Muhammad Urfi Amrillah

0 komentar:
Posting Komentar