Jumat, Juli 05, 2013

Bangun

"Belum lagi ketika terbangun
Melihat ceceran kabel bekas
Kosong pikirku

Saat terdengar suara bising
Ternyata hanya TV yang hidup
tak ada kehidupan lain

Ada saatnya kaki berjalan
Tampak cahaya kecil yang menyakitkan

Apakah hanya halusinasiku
Atau mungkin kenyataan Tuhan membangunkanku

Tak sadar ketika ku berbicara
Tak ada yang faham seorang pun
Tikus pun mungkin tak mengerti

Lagi kutuliskan ini
Mari kita urai kebersamaan hidup

Selangkah lagi ku maju
Tetap tak mengerti apa itu
Belum atau nanti

Sekian menit ku berfikir
Kemudahan untuk muncul

Jika memang tak mengerti
Ya sudahlah
Usai saja

Disini ku tak berusaha untuk memahamkan
Namun bersifat Insiden

Kemungkinan terjadi setiap waktu
Setiap malam
Tak melihat paginya

Binar cahayanya
Serak suaranya


Oleh : Muhammad Urfi Amrillah"
Belum lagi ketika terbangun
Melihat ceceran kabel bekas
Kosong pikirku

Saat terdengar suara bising
Ternyata hanya TV yang hidup
tak ada kehidupan lain

Ada saatnya kaki berjalan
Tampak cahaya kecil yang menyakitkan

Apakah hanya halusinasiku
Atau mungkin kenyataan Tuhan membangunkanku

Tak sadar ketika ku berbicara
Tak ada yang faham seorang pun
Tikus pun mungkin tak mengerti

Lagi kutuliskan ini
Mari kita urai kebersamaan hidup

Selangkah lagi ku maju
Tetap tak mengerti apa itu
Belum atau nanti

Sekian menit ku berfikir
Kemudahan untuk muncul

Jika memang tak mengerti
Ya sudahlah
Usai saja

Disini ku tak berusaha untuk memahamkan
Namun bersifat Insiden

Kemungkinan terjadi setiap waktu
Setiap malam
Tak melihat paginya

Binar cahayanya
Serak suaranya


Oleh : Muhammad Urfi Amrillah

0 komentar:

Posting Komentar