Bangun
"Belum lagi ketika terbangun
Melihat ceceran kabel bekas
Kosong pikirku
Saat terdengar suara bising
Ternyata hanya TV yang hidup
tak ada kehidupan lain
Ada saatnya kaki berjalan
Tampak cahaya kecil yang menyakitkan
Apakah hanya halusinasiku
Atau mungkin kenyataan Tuhan membangunkanku
Tak sadar ketika ku berbicara
Tak ada yang faham seorang pun
Tikus pun mungkin tak mengerti
Lagi kutuliskan ini
Mari kita urai kebersamaan hidup
Selangkah lagi ku maju
Tetap tak mengerti apa itu
Belum atau nanti
Sekian menit ku berfikir
Kemudahan untuk muncul
Jika memang tak mengerti
Ya sudahlah
Usai saja
Disini ku tak berusaha untuk memahamkan
Namun bersifat Insiden
Kemungkinan terjadi setiap waktu
Setiap malam
Tak melihat paginya
Binar cahayanya
Serak suaranya
Oleh : Muhammad Urfi Amrillah"
Belum lagi ketika terbangunMelihat ceceran kabel bekas
Kosong pikirku
Saat terdengar suara bising
Ternyata hanya TV yang hidup
tak ada kehidupan lain
Ada saatnya kaki berjalan
Tampak cahaya kecil yang menyakitkan
Apakah hanya halusinasiku
Atau mungkin kenyataan Tuhan membangunkanku
Tak sadar ketika ku berbicara
Tak ada yang faham seorang pun
Tikus pun mungkin tak mengerti
Lagi kutuliskan ini
Mari kita urai kebersamaan hidup
Selangkah lagi ku maju
Tetap tak mengerti apa itu
Belum atau nanti
Sekian menit ku berfikir
Kemudahan untuk muncul
Jika memang tak mengerti
Ya sudahlah
Usai saja
Disini ku tak berusaha untuk memahamkan
Namun bersifat Insiden
Kemungkinan terjadi setiap waktu
Setiap malam
Tak melihat paginya
Binar cahayanya
Serak suaranya
Oleh : Muhammad Urfi Amrillah"
Melihat ceceran kabel bekas
Kosong pikirku
Saat terdengar suara bising
Ternyata hanya TV yang hidup
tak ada kehidupan lain
Ada saatnya kaki berjalan
Tampak cahaya kecil yang menyakitkan
Apakah hanya halusinasiku
Atau mungkin kenyataan Tuhan membangunkanku
Tak sadar ketika ku berbicara
Tak ada yang faham seorang pun
Tikus pun mungkin tak mengerti
Lagi kutuliskan ini
Mari kita urai kebersamaan hidup
Selangkah lagi ku maju
Tetap tak mengerti apa itu
Belum atau nanti
Sekian menit ku berfikir
Kemudahan untuk muncul
Jika memang tak mengerti
Ya sudahlah
Usai saja
Disini ku tak berusaha untuk memahamkan
Namun bersifat Insiden
Kemungkinan terjadi setiap waktu
Setiap malam
Tak melihat paginya
Binar cahayanya
Serak suaranya
Oleh : Muhammad Urfi Amrillah

0 komentar:
Posting Komentar