Bungkam Duniaku
"
"
Belum lama
Hamparan air bah menimpa
Belum ku hitung
Ratusan bebatuan menerpa saudaraku
Kini
Kota Istimewa berselimut debu
beterbangan dan mewarnai angkasa ini
Pedih terasa dimata
pengap ketika ku bernafas
Ku tak menyalahkan
namun inilah kenyataan
Tak perlu juga kusayat hati
Menyesali dan Marah
Karena ini rezeki dari Allah
Ku letakkan pandanganku menuju satu arah
Ku hanya diam
karena hal terbesar telah terjadi
Pikirku hanya berkhayal
Apabila kedua kejadian itu serentak
apa jadinya duniaku?
Tak kala ku melangkang
Mereka menempel dicelanaku
Mengusik seluruh warna yang ada
Bungkam kah duniaku?
atas nikmat yang telah Dia beri
Biarlah ..
semua bukan musibah
Oleh : Muhammad Urfi Amrillah
Belum lama
Hamparan air bah menimpa
Belum ku hitung
Ratusan bebatuan menerpa saudaraku
Kini
Kota Istimewa berselimut debu
beterbangan dan mewarnai angkasa ini
Pedih terasa dimata
pengap ketika ku bernafas
Ku tak menyalahkan
namun inilah kenyataan
Tak perlu juga kusayat hati
Menyesali dan Marah
Karena ini rezeki dari Allah
Ku letakkan pandanganku menuju satu arah
Ku hanya diam
karena hal terbesar telah terjadi
Pikirku hanya berkhayal
Apabila kedua kejadian itu serentak
apa jadinya duniaku?
Tak kala ku melangkang
Mereka menempel dicelanaku
Mengusik seluruh warna yang ada
Bungkam kah duniaku?
atas nikmat yang telah Dia beri
Biarlah ..
semua bukan musibah
Oleh : Muhammad Urfi Amrillah

0 komentar:
Posting Komentar